SMA NEGERI 1 TENGARAN

“SIRAJ “Spirit Isra’ Miraj sebagai sebagai Cahaya Iman Generasi Muda SMAN 1 Tengaran”

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen istimewa bagi keluarga besar sekolah untuk menumbuhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW. Tahun ini, kegiatan Maulid Nabi diselenggarakan dengan tema “SIRAJ “Spirit Isra’ Miraj sebagai sebagai Cahaya Iman Generasi Muda”, sebagai pengingat akan peristiwa luar biasa yang sarat makna dan hikmah dalam perjalanan dakwah Rasulullah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gor sekolah pada Jumat, 23 Januari 2026, dan diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan penuh khidmat. Suasana religius dan kebersamaan terasa sejak awal acara, mencerminkan semangat untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai sumber cahaya iman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan.

Kegiatan pertama sambutan oleh Bapak Toha selaku Pembina Rohis SMAN 1 Tengaran. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa kata siraj mengandung falsafah lentera, yaitu cahaya yang mampu menerangi sekelilingnya karena lentera tersebut dinyalakan. Cahaya itulah yang menjadi penerang di tengah pekatnya malam.

Melalui filosofi tersebut, peserta didik diajak untuk menyalakan cahaya iman dalam diri masing-masing agar mampu memberi manfaat, kebaikan, dan keteladanan bagi lingkungan sekitar, sebagaimana Rasulullah SAW menjadi siraj munir—cahaya yang menerangi umat manusia.

Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Drs. Tri Ajar Suprapto AL Kusworo, M.Pd selaku kepala sekolah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi harus memberikan manfaat nyata dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai dan sifat Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama, diharapkan mampu menjadi teladan bagi seluruh peserta didik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Bp. Najib Syaifullah, M, Ag. Pengajian diawali dengan lantunan shalawat Nabi dan pembacaan doa Allahumma barik lana fī rajaba wa sya‘bāna wa ballighnā Ramadhāna, sebagai harapan agar seluruh warga sekolah senantiasa diberkahi dan dipertemukan dengan bulan suci Ramadan yang penuh khidmat, diiringi oleh tim Rebana Muhibbul Musthofa,

Dalam isi kajiannya, ustaz menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta didik agar tidak meninggalkan salat dalam kondisi apa pun. Salat merupakan tiang agama dan menjadi amalan utama yang diperintahkan secara langsung oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW melalui peristiwa Isra Mi’raj. Oleh karena itu, menjaga salat tepat waktu menjadi bentuk nyata ketaatan dan keimanan seorang muslim.

Ustaz juga mengisahkan kembali perjalanan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang penuh perjuangan dan ujian. Peristiwa luar biasa tersebut menjadi bukti kebesaran Allah SWT sekaligus penguat iman bagi umat Islam. Dari kisah tersebut, jamaah diajak untuk meneladani keteguhan, kesabaran, dan keyakinan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Selain itu, ustaz mengingatkan pentingnya memperbanyak dzikir, khususnya tasbih, sebagai sarana untuk menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan membiasakan dzikir dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan peserta didik mampu menjaga hati, memperkuat iman, serta menerapkan nilai-nilai keislaman dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi ini tidak hanya berhenti pada acara semata, tetapi benar-benar menjadi cahaya iman yang membimbing langkah peserta didik dalam belajar, bersikap, dan berinteraksi, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Nika Nur Hidayati, S.Pd.

SAHARA DI HATI SMANTA

Nama “Sahara” diambil dari bahasa Arab yang berarti “padang pasir“. Sahara terletak di utara Afrika dan berusia 2,5 juta tahun. Padang pasir ini membentang dari Samudra Atlantik ke Laut Merah. Dari Laut Tengah di utara sampai ke Sahel di sebelah Selatan (Wikipedia). Namun ini bukan mengenai gurun pasir melainkan Sahara yakni sebuah akronim dari Satukan Hati Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tema yang dijadikan pilihan oleh Panitia Rohis SMANTA.

Jumat 12 September 2025, SMANTA memperingati hari Maulid nabi Muhammad Saw. Bukan sekedar mengenang sejarah, tetapi juga sebagai bagian wujud syukur sekaligus meneladani akhlak mulia beliau, dan mengenang kembali perjuangan dalam menyebarkan ajaran islam.

Kegiatan ini dilaksanakan di GOR SMANTA. Para siswa senada mengenakan warna dominan putih. Kegiatan diawali dengan lantunan sholawat oleh TIM rebana Rohis, dilanjutkan dengan pembacaan Tilawah Al quran. Kegiatan dibuka oleh Drs. Tri Ajar Suprapto Al Kusworo, M. Pd. selaku kepala sekolah SMAN 1 Tengaran. Beliau menyampaikan harapannya kepada seluruh siswa dan guru dapat menjadikan nabi Muhammad sebagai teladan utama dalam bersikap dan berperilaku.
Setelah dibuka oleh bapak kepala sekolah, dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustad Imam Bagas Sholikhin S. Pd. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan seluruh siswa dan guru senantiasa mengenang Rasulullah dengan memperbanyak shalawat. Dengan shalawat umat akan semakin dekat dengan rasulullah dan mendapatkan syafaat di yaumul akhir. Tidak hanya mengingatkan untuk memperbanyak shalawat namun juga mengingatkan pentingnya amalan jariyah. Perbuatan kebaikan atau sedekah yang pahalanya mengalir terus dan tidak pernah putus meskipun meninggal dunia.

Sebagai penutup serangkaian kegiatan, sekolah menyelenggarakan lomba cosplay tokoh Islami. Para siswa antusias menampilkan peran tokoh-tokoh islam, mulai dari sahabat Nabi dan juga tokoh ulama besar. Lomba ini tidak hanya menjadi hiburan, melainkan sebagai sarana edukasi agar siswa mengenal Sejarah dan meneladani perjuangan tokoh Islam. Suasapun menjadi meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Nika Nur Hidayati, S.Pd.

Senandung Pagi, Gema Ceria Anak SMANTA

Ribuan warga sekolah dari beberapa kelompok guru, karyawan, dan siswa-siswi berhadapan rapi di depan gedung gagah SMAN 1 Tengaran. Senyum ceria terpancar pada pagi ini, Rabu, 23 Juli 2025 bukan tentang perolehan hadiah undian melainkan menyambut perayaan “Hari Anak Nasional (HAN) 2025.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 menyelenggarakan Pertemuan Pagi Ceria Serentak pada 23 Juli 2025.

SMA Negeri 1 Tengaran merupakan salah satu sekolah yang aktif mendukung kegiatan Hari Anak Nasional. Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB diawali dari pembukaan singkat, dilanjutkan dengan senam “Anak Indonesia Hebat”, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon kelancaran belajar, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Suasana ceria amat terpancar dibalik wajah-wajah siswa-siswi.
SMAN 1 Tengaran menunjukan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar dan nyaman bagi seluruh siswa.

“…maksud dan tujuan meningkatkan kepedulian semua warga Indonesia termasuk warga SMANTA terhadap HAK anak salah satunya hak hidup tentunya dan berkembang dengan ceria dan bahagia maka dari itu melalui momen Hari Anak Nasional tahun ini maka sekolah melalui warga sekolahnya berkomitmen akan meningkatkan dan peduli terhadap hak anak salah satunya adalah melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi” Ujar Ibu Sulistyarini, S.Pd., M.Si. selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dalam mengisi pembukaan kegiatan.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional, sekolah meneguhkan komitmennya menjadi ruang yang aman dan hangat, ramah bagi tumbuh kembang anak. Melalui program edukatif, sekolah berupaya memastikan hak-hak anak, terutama dari ancaman kekerasan dan perundungan. Upaya yang telah
dilakukan adalah dengan menyediakan berbagai jalur pelaporan melalui wali kelas, guru mata pelajaran, guru Bimbingan Konseling (BK), maupun warga sekolah lainnya yang dipercaya. Dengan sistem terbuka ini, diharapkan tidak ada lagi siswa yang merasa enggan untuk berbicara, sehingga kasus perundungan dapat ditangani dengan tepat.

Karena setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan dicintai di lingkungan belajar, dan tumbuh tanpa rasa takut. Selamat Hari Anak Nasional tahun 2025 tetap Ceria,bahagia, penuh semangat, dan jangan takut untuk bermimpi!

Nika Nur Hidayati, S.Pd.