LITERASI UMUM ATTITUDE

Selamat pagi siswa siswi hebat SMAN 1 Tengaran . Salam Literasi!
Alhamdulilah akhirnya kita bertemu lagi dengan kegiatan literasi sekolah setelah sekian lama kegiatan literasi ini harus terhenti sementara karena Covid 19 yang membuat kegiatan pembelajaran tidak terlaksana dengan maksimal.

Untuk mengawali minggu yang penuh semangat ini, kita buka dengan materi literasi hari ini mengenai “Belajar attitude dari hal-hal kecil, yuuk”. Silakan baca teks dibawah ini dengan seksama agar kalian bisa menyelesaikan literasi hari ini dengan baik.

Bagaimana, mudah bukan untuk mempunyai good attitude atau sikap yang baik. Kita sama-sama belajar ya, agar sikap kita semakin hari semakin baik.

5 point diatas adalah Sebagian kecil dari banyak hal yang bisa kalian lakukan untuk mengup grade sikap kita. Tugas
kalian hari ini adalah, silakan cari 3 contoh yang lain agar sikap atau attitude kita bagus. Jangan lupa untuk ditulis di
buku litersi kalian masing-masing ya..

Terima kasih.

ERANYA BISNIS ONLINE BAGI KAUM MILENIAL – WHY?

Hari ini, banyak perusahaan bermunculan. Pertanyaannya, “Haruskah mereka membangun bisnis secara online?” atau “Apa sebenarnya kelebihan bisnis online?” Penulis dalam artikel ini berkonsentrasi untuk menjawabi dua persoalan tersebut, dan menutupnya dengan sebuah  analisis sederhana mengapa kaum milenial harus mulai berbisnis secara online.

Benarkah bahwa masa kini,   waktunya untuk bisnis online? Kalau mau benar-benar yakin akan hal ini, langsung saja “terjun” memulai bisnis online. Syukurlah kalau menyadari dan bahkan sudah memulainya sejak beberapa tahun lalu.

Kenyataan saat ini berbeda dengan sebelumnya. Kondisi ekonomi tidak menentu,  banyak lembaga bisnis terlambat mengantisipasi perkembangan internet dan tidak memanfaatkannya, terpaksa gulung tikar. Internet kini bukan hanya sebagai sumber informasi tetapi juga menciptakan peluang dan new model  yang menstransformasi paradigma konvensional dalam melakukan suatu bisnis.

Eksistensi bisnis online dewasa ini telah menjadi marketing tools dan communication strength, menjadi platform yang efisien dari segi harga, pasar, cara kerja ramah lingkungan, dan simbol profesionalisme yang urgen dibutuhkan saat ini.

Internet telah menciptakan wilayah bisnis yang tidak bergantung sepenuhnya pada waktu dan ruang. Seseorang dapat mengakses lebih banyak informasi yang  dapat membantunya untuk mengambil keputusan. Konsumen pun dapat memiliki akses cepat untuk mengetahui informasi produk atau  jasa yang ditawarkan.

Pertimbangkan fakta ini. Rata-rata pertumbuhan e-commerce  setiap tahun adalah 25%, sekitar 81% usaha berskala kecil yang telah memiliki bisnis online selama tahun sebelumnya mendapat penambahan pelanggan baru, yang memicu meningkatnya penjualan dan keuntungan, sementara itu sekitar 30% usaha kecil yang menjalankan usahanya melalui website memiliki pegawai kurang dari 20 orang memperoleh  lebih dari 25% pendapatan secara online.

Sudah yakin? Kalau belum yakin pun, tetaplah mulailah bisnis online hari ini karena bisnis online memiliki banyak kelebihan.

Kelebihan Bisnis Online

Pertumbuhan bisnis online hari ini dan selanjutnya,  akan terus meningkat karena berbagai faktor  antara lain :

Tidak Ada Batasan Space and Time

Melalui internet seseorang dapat  menjangkau berbagai penjuru dunia dan zona waktu. Ketika bisnis dilakukan online, kita dapat mengakses bisnis tersebut kapan dan di mana saja. Tidak dibatasi ruang dan waktu. Business owner, produk dan jasanya  dapat menjangkau dan dijangkau dari berbagai belahan dunia, dalam tempo 24 jam setiap hari.  Berbeda dengan toko fisik, di mana pemilik bisnis dan pelanggan dibatasi oleh jam buka-tutup toko/kantor.

Sementara itu, melalui  peningkatan pesat marketing mobile saat ini, owner suatu bisnis online mendapat keuntungan lain, yakni bisa diakses siapa saja yang memiliki mobile device. Mungkin penghalangnya   adalah pelanggan dibatasi oleh jangkauan jaringan atau koneksi internet bermasalah.

Investasi Awal Relatif Rendah

Pada titik ini, bisnis yang berskala kecil langsung merasakan manfaatnya secara signifikan yakni investasi awal relatif rendah/kecil dibandingkan dengan  biaya investasi  untuk memulai bisnis yang sama menggunakan model offline. Teknologi yang digunakan untuk mendirikan dan mengoperasikan suatu bisnis online pun  selangkah lebih maju dan relatif lebih murah/rendah.

Tidak sedikit  bisnis online yang sukses, dimulai dari rumah atau menggunakan rumah tinggal sebagai kantor dengan komputer biasa, beberapa software dasar, dan koneksi internet.

Peluang Branding  Perusahaan,  Produk atau Jasa

Betapa pentingnya memiliki eksistensi secara online,  dapat membangun kredibilitas dan profesionalisme perusahaan, produk atau jasa. Konsumen dengan mudahnya mendapatkan, dan mengingat  informasi tentang produk, jasa dan alamat pemilik bisnis.

Bila ada pelanggan yang masih bertanya tentang  di manakah informasi produk atau jasa Anda diperoleh? Pertanyaan tersebut dapat dijawab hanya dengan menunjukkan website atau blog Anda dan pelanggan tersebut dapat membacanya secara lebih detail,  termasuk semua kesaksian atau review pengguna tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan membaca kesaksian-kesaksian tersebut, produk atau jasa makin tertambat dalam hati dan pikiran mereka,  dapat membuat mereka untuk tetap setia pada produk atau jasa yang disediakan.

Informasi Lebih Cepat Sampai ke Pelanggan

Jaman internet sekarang mengubah segalanya. Dari segi informasi produk atau jasa yang menjadi core business anda lebih cepat tersampaikan dan dikenal konsumen, informasi produk atau jasa anda viral bila disampaikan dengan cara yang tepat dan benar melalui media website atau blog, atau media sosial lainnya.

Layanan Pelanggan Lebih Baik dan Lebih Cepat

Dibandingkan dengan bisnis offline, layanan pelanggan di bisnis online lebih baik dan lebih cepat. Pelanggan dapat menghubungi dan berbicara dengan Anda dari mana saja melalui titik kontak yang disertakan di website atau blog.

Melalui bisnis  online pemilik bisnis dan  pelanggan bisa saling melakukan kontak telepon, email, twitter, facebook, dan sebagainya, sebagai  cara membangun relasi komunikasi secara fungsional.

Pemilik bisnis online pun dapat menawarkan kenyamanan dalam pengantaran  produk langsung ke depan pintu  pelanggan, tanpa mereka harus  mengalami kemacetan hanya untuk mengunjungi toko Anda secara offline, dan antre bertransaksi.

Bisnis Online untuk Pelajar ?

Benar.  Sudah saatnya bisnis online untuk pelajar (kaum milenial). Kaum milenial adalah pemilik jaman teknologi internet hari ini. Generasi milenial sangat familiar dengan internet  dan kreatif, berani mengambil resiko, memiliki banyak ide menarik dan produktif.

Menurut pengamat digital lifestyle Ben Soebiakto, “internet telah mengambil peran yang sangat siginifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Penetrasi internet di Indonesia telah melampaui angka 50 persen dari total penduduk, menurut survei APJII pada 2018. Dari total 262 juta jiwa, sebanyak 143,26 orang diperkirakan telah menggunakan internet. Menurut Ben, dari seluruh pengguna internet tersebut, sekitar 49 persen berasal dari kalangan generasi milenial”.

Saatnya untuk mulai berlangkah, karena banyaknya kemudahan dalam berbisnis secara online, dari segi waktu, modal relatif kecil (terjangkau), pemahaman kaum milenial yang lebih cepat tentang dunia digital dan internet menjadi alasan bagi seorang pelajar untuk segera membangun bisnis secara online mulai sekarang.@@@

 

Penulis: Stefanus Sikone MM, Guru PKWU SMAN 1 Tengaran

 

HOBI SEBAGAI PELUANG USAHA


1. Sekilas tentang Terminologi Hobi
Istilah atau terminologi hobi itu sendiri sebenarnya merupakan kata serapan dari Bahasa Inggris “Hobby”. Secara definisi Hobi (dalam kamus Bahasa Indonesia adalah kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Sedangkan dalam pengertian Wikipedia Bahasa Indonesia adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Tujuan hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan.
Terdapat berbagai jenis hobi (hobby) seperti mengumpulkan sesuatu (koleksi), membuat, memperbaiki, bermain dan pendidikan.
Dalam wacana kali ini, penulis membahas bahwa hobi (hobby) bisa dijadikan sebagai peluang usaha dimana kita bisa memperoleh penghasilan dari kegemaran yang kita suka.
Beberapa contoh untuk hobi (hobby) yang bisa dijadikan peluang usaha :
1. Hobi (hobby) mengumpulkan sesuatu, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti koleksi barang-barang antik, daur ulang besi atau limbah plastik, kertas.
2. Hobi (hobby) membuat, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti membuat anyaman/ ukiran, melukis, mendesign baju/ properti, catering.
3. Hobi (hobby) memperbaiki, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti jasa perbaikan barang elektronik, jasa perbaikan otomotif, jasa perbaikan rumah.
4. Hobi (hobby) bermain, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti tour guide cocok untuk yang hobi travelling, pencinta games dengan play stationnya, pemain band.
5. Hobi (hobby) pendidikan, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti les privat diakhir pekan, advisor, konsultan, pembicara, penterjemah.

Menjadi seorang pengusaha tidak harus mengeluarkan dana yang besar, bahkan ijazahpun terkadang tidak diperlukan, dengan modal percaya diripun dan banyak teman/rekanan kita mampu mendapatkan keuntungan, misalnya hobi kita bertemu banyak orang, dengan menjual barang secara online / distributor dalam dunia bisnis online sering disebut istilah “dropshipper”, menawarkan asuransi, jadi makelar, sudah bisa dapatkan komisi. Nilainya pun cukup lumayan biasanya 10-30% dari penjualan, setidaknya cukup untuk jalan-jalan bersama orang-orang terdekat.
Sukses itu akan ada dan terbentuk dalam diri karena 5 hal :
1. Impian / harapan / cita-cita yang tinggi,
2. Kemauan disertai dengan usaha semaksimal mungkin,
3. Lingkungan sekitar yang mendukung hobi (hobby),
4. Dilakukan secara konsisten,
5. Optimis.
Mulai sekarang silahkan mengembangkan gagasan ide yang ada dipikiran, buanglah: rasa takut, tidak percaya diri, takut rugi dan lain-lain yang bersifat negatif. Menjadi entrepreneur/ pengusaha bukanlah sesuatu yang mustahil, yang penting fokus dan sabar dalam menekuninya.
2. BAGAIMANA CARA MENGUBAH HOBBY MENJADI BISNIS YANG MENGUNTUNGKAN?
Dalam pembahasan ini saya akan membahas tentang bagaimana mengubah hobi dan keterampilan menjadi suatu bisnis yang menguntungkan. Melakukan pekerjaan yang sesuai dengan passion kita tentu saja akan jauh lebih menyenangkan dari pada melakukan pekerjaan yang monoton, membosankan, dan tidak sesuai dengan minat kita.

Hobi yang berpotensi untuk dijadikan bisnis contohnya misalkan adalah hobi memasak, membuat kue, membuat kerajinan tangan, desain grafis, olah raga seperti renang, basket, dan apa pun yang secara harafiah dapat memberikan nilai bagi orang lain.

Masalahnya adalah banyak dari kita takut untuk mencoba dan berusaha, bahkan walaupun kita sadar bahwa kita memiliki keterampilan yang dapat dipasarkan, kita tetap tidak mencobanya karena berbagai anggapan yang memandang rendah pekerjaan yang berdasarkan hobi dan ketakutan akan gagal dan dipandang sebelah mata. Hal ini bisa menjadi penghambat bagi seorang individu untuk berkembang dan memaksimalkan potensi mereka.

Mencoba berbisnis dari hobi memang tidaklah mudah, namun dengan persiapan dan perencanaan yang baik, anda bisa menikmati hasil positif. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dicoba:

1. Membuat Rencana Bisnis dari Hobi
Pada awal mula untuk menjadikan hobi kita sebagai sebuah bisnis beberapa jenis hobi membutuhkan persiapan dalam bentuk modal secara finansial namun sebagian hobi lainnya tidak. Apabila hobi kita adalah hobi yang membutuhkan modal finansial di awal, anggap saja untuk membuat promosi masakan, iklan kue-kue buatan kita, contoh produk-produk kerajinan tangan etnik yang akan kita jual, maka kita harus merencanakan kira-kira berapa banyak modal yang kita butuhkan untuk tahap awal bisnis kita tersebut. Apabila status finansial kita cukup memadai tentunya kita tidak perlu pusing memikirkan modal awal tersebut. Namun apabila kemampuan finansial kita kurang memadai maka kita harus mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mendanai bisnis kita tersebut. Kita harus menabung, mengumpulkan uang dari pekerjaan lain yang saat ini kita jalani (yang mungkin suatu saat ingin kita tinggalkan karena terasa begitu melelahkan dan tidak sesuai dengan passion kita).

2. Melakukan Promosi di Awal Bisnis
Ketika kita memulai hobi bisnis kita tentu saja orang-orang masih banyak yang belum mengetahui tentang bisnis kita tersebut. Maka disinilah kita perlu mempromosikan bisnis tersebut. Untuk bisnis dalam bentuk barang, tidak ada salahnya jika kita memberikan diskon besar di awal penjualan agar konsumen tertarik untuk mencoba dan mengenal produk kita. Untuk bisnis dalam bentuk jasa, kita bisa memberikan free trial atau kelas gratis bagi para calon konsumen kita.

3. Memaksimalkan Waktu untuk Bisnis Tersebut
Ketika kita serius pada suatu bisnis maka kita harus meluangkan waktu dan memberikan perhatian lebih pada hobi berbasis bisnis tersebut. Jika saat ini kita sedang sekolah atau memiliki pekerjaan full time, maka kita harus mengusahakan bagaimana agar ada waktu untuk bisnis tersebut, ntah dengan bangun lebih pagi atau mengurangi waktu santai dan jalan-jalan.

4. Meng-Online kan Bisins Tersebut
Agar konsumen lebih mudah mengenali dan mendapatkan informasi tentang produk-produk kita, maka kita perlu mempromosikannya secara online. Apabila bisnis kita dalam bentuk barang kita perlu membuat website atau akun media sosial khusus untuk produk-produk yang kita jual. Disini tampilan produk, tata cara pemotretan, dan keterangan tentang produk harus diperhatikan dengan baik. Apabila bisnis kita dalam bentuk jasa maka kita perlu menjaga citra diri kita baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Jangan sampai calon konsumen mengurungkan niat menggunakan jasa kita karena merasa ill-feel dengan kata-kata dan perilaku kita yang tidak sopan.

5. Menjalin Networking
Salah satu kunci kesuksesan suatu bisnis adalah apabila orang atau bisnis tersebut mampu menjalin kerja sama dan hubungan baik dengan mitra kerja dan konsumen. Selalu bayar supplier tepat waktu, jaga kualitas produk, jangan segan untuk bertegur sapa dan memberikan ucapan selamat pada saat hari raya, semuanya itu adalah hal-hal yang terlihat remeh namun penting untuk menjaga hubungan baik dengan mitra kerja dan konsumen.

6. Memperlakukan Hobi Sebagai Pekerjaan
Apabila kita sudah serius untuk menjadikan hobi tersebut sebagai suatu bisnis. Maka kita harus melihat hobi tersebut sebagai sebuah pekerjaan. Kita harus memikirkan bagaimana cara mengembangkan produk dan jasa yang kita jual. Apabila produk tersebut dalam bentuk barang, maka keluarkanlah inovasi-inovasi terbaru, pelajari pasaran konsumen, apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka inginkan, bagaimana daya beli konsumen mayoritas. Apabila produk tersebut dalam bentuk jasa, maka tingkatkan kemampuan anda, ikutlah kursus-kursus tambahan atau seminar-seminar yang mampu mendongkrak nilai jual anda. Dan terakhir tentu saja kita harus belajar dari kegagalan dan pengalaman masa lalu. Teruskan yang baik dan hilangkan yang buruk. @@@

Terima kasih

Semoga terinspirasi

Tulisan ini dirangkum dan disampaikan ulang dari berbagai sumber
Penulis: Stefanus Sikone, MM