SMA NEGERI 1 TENGARAN

In House Training: Pemanfaatan Koding untuk Pembelajaran Kreatif dan Interaktif di SMA Negeri 1 Tengaran

Foto Bersama para guru SMA Negeri 1 Tengaran dan setelah mengikuti praktik pembuatan media pembelajaran berbasis koding dalam kegiatan In House Training (IHT) dengan narasumber.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi, SMA Negeri 1 Tengaran menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) tanggal dengan tema “Pemanfaatan Koding untuk Pembelajaran Kreatif dan Interaktif”. Kegiatan ini diikuti oleh para guru sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik dan literasi digital.
Melalui IHT ini, peserta diajak mengenal konsep dasar koding serta berbagai peluang penerapannya dalam pembelajaran. Koding diperkenalkan sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan lintas mata pelajaran, tidak hanya terbatas pada informatika, tetapi juga sebagai media untuk melatih logika berpikir, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan penyampaian materi yang ringan dan aplikatif. Para guru juga mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung membuat media pembelajaran sederhana berbasis koding, seperti kuis interaktif, animasi, maupun permainan edukatif yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan saling berbagi ide selama kegiatan berlangsung. IHT ini memberikan pengalaman baru sekaligus wawasan bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital.
Melalui kegiatan In House Training ini, SMA Negeri 1 Tengaran berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pembelajaran. Diharapkan, pemanfaatan koding dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga pembelajaran menjadi lebih kreatif, interaktif, dan bermakna bagi seluruh siswa.
Penulis : Nika Nur Hidayati, S.Pd.

PUNCAK PEKAN KOKURIKULER SMAN 1 TENGARAN

SMAN 1 Tengaran, 13 November 2025, Puncak Pekan Kokurikuler SMAN 1 Tengaran berlangsung meriah, walau cuaca mendung menggelayut sejak pagi, namun semangat para siswa tak surut sedikitpun untuk menampilkan karya terbaik dari seluruh jenjang.

Kegiatan dibuka oleh Bapak Drs. Tri Ajar Suprapto AL Kusworo, M. Pd. Selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Tengaran. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap rangkaian kegiatan yang berlangsung 4 hari, semangat, saling kerjasama dan gotong royong yang muncul di setiap kelas. Beliau juga berharap agar kegiatan kokurikuler ini tidak berhenti sebagai acara tahunan semata melainkan menjadi pemicu sekaligus pemacu bagi siswa untuk meraih keberhasilan di masa yang akan datang.

 

Kelas X: Bio- Entrepreneur Muda dan Eksplorasi Rasa Nusantara

Kelas X hadir dengan 2 tema IPA dan IPS. Pertama Bio-Entre

 

preneur Muda: Mengungkap Sains di Balik Teh Kombucha. Para siswa memproses pembuatan dari proses fermentasi hingga penyajian produk minuman yang sehat dan kaya manfaat.

Tema kedua, Nusantara dalam Sepiring Rasa, memperlihatkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia. Siswa mengeksplorasi beragam makanan khas daerah dan menyajikannya dalam bentuk produk yang menggugah selera. Dan di puncak acara, kelas X memasarkan produk hasil karyanya berupa teh kombucha dan aneka makanan khas Nusantara.

Kelas XI: Dari Pena ke Panggung Dunia

Siswa kelas XI mengusung tema Dari Pena ke Panggung Dunia: Sebuah Persembahan Sastra. Pada puncak acara, dilangsungkan semifinal pembacaan puisi dari masing-masing kelas XI. Suasana panggung terasa hidup, dengan tepuk tangan dan dukungan dari teman-teman sebaya.

Kelas XII: Senam Irama Beregu – Sehat dalam

 

 Harmoni Nusantara

Kelas XII menutup keseluruhan rangkaian acara dengan penampilan senam irama beregu yang diiringi lagu-lagu berbahasa daerah. Mengusung tema Sehat dalam Harmoni Nusantara, setiap kelas menampilkan koreografi kreatif dan semangat kebhinekaan. Penampilan mereka menja

 

di simbol energi muda sekaligus penghormatan pada keberagaman budaya Indonesia.

Puncak Pekan Kokurikuler berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Sejak pagi, langit memang tampak mendung, namun rupanya itu bukan pertanda hujan deras—melainkan seolah menjadi isyarat bahwa semesta ikut mendukung jalannya kegiatan hari ini. Keajaiban kecil itu terasa ketika hujan baru turun tepat setelah seluruh rangkaian acara selesai. Seakan-akan alam pun ikut menjaga, memberi waktu bagi para siswa untuk menuntaskan karya dan penampilan terbaik mereka. Hari ini, benar-benar terasa bahwa semesta turut merestui langkah dan usaha yang telah dipersiapkan bersama. Dengan terselenggaranya kegiatan hari ini SMAN 1 Tengaran Kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran bermakna sekaligus kecintaan terhadap budaya Nusantara.

Penulis:
 Nika Nur Hidayati, S.Pd.

Literasi BK

https://www.alodokter.com/mana-yang-lebih-sehat-rokok-elektrik-atau-rokok-tembakau


Dampak negatif apa saja yang ditimbulkan bagi perokok elektrik dan perokok tembakau? Tuliskan pendapat kalian di buku literasi

PENGARUH NILAI ANDHAP ASHOR DAN EWUH PEKEWUH DALAM PENERAPAN PROGRAM ADIPANGASTUTI DI SMAN 1 TENGARAN

 

 

Dikutip dari https://jatengprov.go.id sekolah Adipangastuti merupakan sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Hasthalaku dalam program sekolah. Hasthalaku merupakan delapan nilai-nilai budaya jawa yang diharapkan menjadi dasar perilaku siswa-siswi di sekolah. Nilai hasthalaku tersebut yakni  gotong royong, guyub rukun, grapyak semanak (ramah), lembah manah (rendah hati), ewuh pakewuh (saling menghormati), pangerten (saling menghargai), andhap ashor (berbudi luhur), dan tepa selira (tenggang rasa). SMAN 1 Tengaran merupakan salah satu sekolah yang menjalankan program Adipangastuti.

Perilaku siswa-siswi era gen z dirasa kurang berbudi luhur dan menghormati terhadap guru. Perilaku tersebut juga terjadi dilingkungan sekolahku. Namun setelah adanya program Adipangastuti, teman-temanku mulai mengubah perilaku kurang baik itu dengan menerapkan nilai hasthalaku. Kira-kira nilai hasthalaku apa saja yang diterapkan oleh mereka?

“Jam pembelajaran pertama dimulai”, bell sekolah berbunyi kencang berhasil mengejutkanku dibangku kelas. Hari ini cuaca sangat cerah tetapi tidak dengan suasana kelasku. Senin yang membosankan ini ternyata ada ulangan harian dadakan, mendengar kalimat itu Nara si pemalas mengeluh “huftt sangat meyebalkan” ucapnya.  Padahal Pak Guru sudah meningatkan sejak minggu lalu agar siswa-siswi dikelasku belajar dengan giat untuk ulangan harian ini. Memang tidak diberi tahu harinya, tetapi sudah diingatkan untuk persiapan belajar.

Ulangan harian matematika berlangsung selama enam puluh menit. Menurutku soal-soal ini memang sedikit rumit, terlihat dari raut wajah teman-temanku yang lesu. Memasuki pergantian jam ke-tiga ulangan harian telah berakhir, semua siswa/siswi bergegas mengumpulkan jawaban ke meja guru. “Terimakasih anak-anak semoga nilai ulangan kalian memuaskan ya” ucap Pak Guru sembari menata lembar kertas jawaban. Teman-temanku mengangguk lemas pertanda mereka tidak berharap lebih pada nilai ulangan itu. Namun terlihat Nara menghela nafas dan bergumam “ngerepotin banget deh ngasih ulangan sukanya mendadak, mana ga ngotak banget soal-soalnya”. Pak Guru ternyata medengar keluhannya karena Nara duduk dimeja nomor dua dari depan. “Ada kesulitan di soal-soalnya kah Nara?” tanya Pak Guru dengan sabar. Mendengar pertanyaan itu semua teman-teman menatap Nara. Ia menjawab dengan nada kesal “tidak, biasa saja” sambil membuang muka. Memang si pemalas itu tidak tahu yang namanya sopan santun, padahal dia sendiri yang salah karena tidak mau belajar.  ”Baik jika begitu” ucap Pak Guru sambil tersenyum dan kembali ke mejanya untuk bersiap keluar kelas.  “Saya izin pamit, Selamat pagi” salam dari beliau sembari beranjak meninggalkan kelasku.

Saat jam istirahat petama, Aku hendak menuju kantin untuk membeli makanan bersama kedua sahabatku. Namun saat melewati papan informasi, Aku dan sahabatku melihat mading baru yang berisi tentang hasthalaku. Karena rasa penasaran kami berhenti sejenak untuk memahami mading itu. Setelah membaca betapa terkejutnya Aku dan sahabatku,  ternyata sekolahku ini mengikuti progam Adipangastuti. Setelah memahami mading tentang hasthalaku, Aku dan sahabatku beranjak pergi ke kantin. Banyak sekali makanan disana yang menggugah seleraku, Aku sempat bingung ingin membeli apa. Selang beberapa menit, terdengar suara informasi dari speaker kelas yang berada didekat kantin “Setelah istirahat pertama, siswa-siswi diharapkan berkumpul dalam Gor SMA N 1 Tengaran untuk mengikuti sosialisasi progam Adipangastuti.” Mendengar informasi tersebut Aku dan sahabatku memutuskan cepat membeli makanan dan segera menuju Gor.

 

Sesampai di Gor ternyata sudah banyak sekali siswa-siswi yang telah berada di sini. Aku dan sahabatku duduk berada dibarisan kelas kami. Aku dan sahabatku sangat serius memperhatikan isi powerpoint yang terpampang jelas dilayar itu. “Sekarang sekolah kita sudah bertambah lagi mengikuti progam Adipangastuti, keren sekali” ucapku kepada dua sahabatku. “Hasthalaku sesuai dimateri itu ada delapan, tanpa kita sadari sepertinya sudah banyak nilai-nilai itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari” sahut salah satu sahabatku. “Setuju banget sih, diantaranya saling menghormati, berbudi luhur dan gotong royong itu sering banget kita lakukan” pendapat sahabatku yang satunya lagi. Mendengar kata berbudi luhur, Aku jadi teringat perbuatan Nara dikelas tadi saat ulangan matematika. Perbuatannya tadi menurutku tidak sopan terhadap guru sehingga Aku menyimpulkan Ia belum menerapkan nilai berbudi luhur. Saat memikirkannya Aku sambil mencari keberadaan Nara saat ini. Ternyata Ia duduk lumayan dekat denganku, Aku jadi tertarik untuk mencoba menegur perbuatannya tadi. Aku mencoba menepuk pundaknya sambil bertanya “Nara, apa Aku boleh duduk disebelahmu?”. Setelah Aku bertanya Ia menoleh dan mengangguk. Melihat responnya mengangguk, Aku bergegas duduk disamping Nara. Sebenarnya Aku sedikit takut ingin menegurnya, tetapi apa salahnya mencoba. “Nara, menurutmu apakah kamu sudah menerapkan nilai Hasthalaku?” tanyaku padanya sambil tersenyum. Tampak dari raut wajahnya seketika menatapku dengan sinis sembari berkata“udah lah, menurut lo sendiri gimana?”. Mendengar jawaban Nara, Aku senang karena Ia menanyakan pendapat kepadaku. Ini adalah kesempatan yang tepat untuk menegurnya secara baik-baik. “Wah hebat sekali tetapi maaf sebelumnya Nara, kalau menurutku dari perlakuanmu tadi pagi saat ulangan matematika itu kurang baik” ucapku. Nara bergegas menjawab “kenapa memangnya?” . Dengan perlahan Aku mencoba menjelaskan kepadanya dengan tenang “Dari ucapanmu saat bergumam tadi, menurutku perilaku itu kurang sopan apalagi Pak Guru masih berada didalam kelas. Itu dapat menyinggung perasaannya” jelasku padanya. Perasaanku mulai cemas karena Nara hanya diam dan menghela nafas setelah Aku berbicara. Aku mencoba meminta maaf padanya “maaf Nara jika menyinggung, Aku hanya ingin kamu memperbaiki diri saja”. Mendengar ucapan maafku, Ia menatapku dengan berkaca-kaca sembari berkata “terimakasih sudah menegurku, Aku sadar ucapan tadi tentunya bisa melukai hati Pak Guru”. Aku senang sekali ternyata teguranku dapat diterima oleh Nara. Aku mengangguk dan tersenyum lega ke arahnya. Kemudian Aku menambahkan sedikit nasehat untuk Nara “ perilaku baik dan menghormati orang lain wajib kita terapkan dimanapun, jadi mulai sekarang perbaiki sikapmu ya Nara”. “Iya Aku akan berusaha, besok Aku akan meminta maaf kepada Pak Guru” ucap Nara sambil tersenyum ke arahku. Akhirnya teguranku dapat menggugah Nara untuk memperbaiki sikapnya. Setelah itu Aku dan Nara kembali melihat powerpoint tentang  program Adipangastuti itu. Kami juga menjadi lebih dekat dalam menjalin pertemanan karena membahas nilai-nilai Hasthalaku selama kegiatan sosialisasi di Gor.

 

Ternyata program Adipangastuti ini sangat baik diterapkan dalam sekolah. Dari program itu terdapat delapan nilai-nilai yang sangat baik untuk diterapkan dalam diri kita. Tidak hanya siswa-siswi saja yang patut menerapkan nilai tersebut akan tetapi para guru juga wajib memberi contoh yang baik kepada siswa-siswinya. Harapan penulis dengan adanya program ini warga sekolah menjunjung nilai-nilai Hasthalaku sehingga hubungan antar siswa-siswi dan guru dapat terjalan dengan harmonis. Oleh karena itu, ayo bergabung dalam program Sekolah Adipangastuti.***

Penulis: Aulia Ramadhani

Mengembangkan Kesadaran Lingkungan: Gerakan “Satu Hari Tanpa Kendaraan Bermotor” di SMA N 1 TENGARAN

Peningkatan kesadaran akan dampak kerusakan  lingkungan telah mendorong masyarakat untuk mencari cara-cara kreatif dalam mengurangi jejak karbon. Salah satu inisiatif yang menarik dan efektif adalah gerakan “Satu Hari Tanpa Kendaraan Bermotor.”

Gerakan dilakukan dengan cara mengajak seluruh siswa dan staf di SMAN 1 TENGARAN untuk tidak memakai Kendaraan Bermotor mereka dan memilih alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan selama satu hari penuh. Gerakan ini di laksanakan pada hari Jumat, tanggal 19 Januari 2024.

Tujuan dirintisnya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan dampak kerusakan lingkungan karena melalui pengalaman langsung, seluruh warga SMAN 1 TENGARAN dapat merasakan dampak positif yang dapat dihasilkan dengan mengurangi penggunaan Kendaraan Bermotor. Hal ini membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.

Tujuan selanjutnya adalah mendorong penggunaan transportasi ramah Lingkungan. Gerakan ini tidak hanya tentang meninggalkan Kendaraan Bermotor, tetapi juga mendorong penggunaan alternatif transportasi ramah lingkungan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum. Warga sekolah diajak untuk mencari cara kreatif untuk sampai ke SMAN 1 TENGARAN tanpa Kendaraan Bermotor.

Dampak positif yang diharapkan dapat dirasakan pada kegiatan ini adalah  peningkatan pemahaman warga sekolah melalui pengalaman langsung, bahwa mereka turut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dengan menurunkan penggunaan Kendaraan Bermotor, di harapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap penurunan emisi karbon di lingkungan SMAN 1 TENGARAN.

Gerakan ini juga berdampak pada perubahan perilaku, karena dengan melibatkan seluruh komunitas SMAN 1 TENGARAN, gerakan ini dapat membentuk kebiasaan positif dan memotivasi perubahan perilaku menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Melalui gerakan “Satu Hari Tanpa Kendaraan Bermotor,” SMAN 1 TENGARAN dapat berperan aktif dalam mendidik generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menumbuhkan perubahan positif dalam kebiasaan sehari-hari mereka.

Inisiatif seperti ini merupakan langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Penulis : Ulfa Kurniawati, S. Pd (Humas SMAN 1 Tengaran)

LITERASI UMUM ATTITUDE

Selamat pagi siswa siswi hebat SMAN 1 Tengaran . Salam Literasi!
Alhamdulilah akhirnya kita bertemu lagi dengan kegiatan literasi sekolah setelah sekian lama kegiatan literasi ini harus terhenti sementara karena Covid 19 yang membuat kegiatan pembelajaran tidak terlaksana dengan maksimal.

Untuk mengawali minggu yang penuh semangat ini, kita buka dengan materi literasi hari ini mengenai “Belajar attitude dari hal-hal kecil, yuuk”. Silakan baca teks dibawah ini dengan seksama agar kalian bisa menyelesaikan literasi hari ini dengan baik.

Bagaimana, mudah bukan untuk mempunyai good attitude atau sikap yang baik. Kita sama-sama belajar ya, agar sikap kita semakin hari semakin baik.

5 point diatas adalah Sebagian kecil dari banyak hal yang bisa kalian lakukan untuk mengup grade sikap kita. Tugas
kalian hari ini adalah, silakan cari 3 contoh yang lain agar sikap atau attitude kita bagus. Jangan lupa untuk ditulis di
buku litersi kalian masing-masing ya..

Terima kasih.

ERANYA BISNIS ONLINE BAGI KAUM MILENIAL – WHY?

Hari ini, banyak perusahaan bermunculan. Pertanyaannya, “Haruskah mereka membangun bisnis secara online?” atau “Apa sebenarnya kelebihan bisnis online?” Penulis dalam artikel ini berkonsentrasi untuk menjawabi dua persoalan tersebut, dan menutupnya dengan sebuah  analisis sederhana mengapa kaum milenial harus mulai berbisnis secara online.

Benarkah bahwa masa kini,   waktunya untuk bisnis online? Kalau mau benar-benar yakin akan hal ini, langsung saja “terjun” memulai bisnis online. Syukurlah kalau menyadari dan bahkan sudah memulainya sejak beberapa tahun lalu.

Kenyataan saat ini berbeda dengan sebelumnya. Kondisi ekonomi tidak menentu,  banyak lembaga bisnis terlambat mengantisipasi perkembangan internet dan tidak memanfaatkannya, terpaksa gulung tikar. Internet kini bukan hanya sebagai sumber informasi tetapi juga menciptakan peluang dan new model  yang menstransformasi paradigma konvensional dalam melakukan suatu bisnis.

Eksistensi bisnis online dewasa ini telah menjadi marketing tools dan communication strength, menjadi platform yang efisien dari segi harga, pasar, cara kerja ramah lingkungan, dan simbol profesionalisme yang urgen dibutuhkan saat ini.

Internet telah menciptakan wilayah bisnis yang tidak bergantung sepenuhnya pada waktu dan ruang. Seseorang dapat mengakses lebih banyak informasi yang  dapat membantunya untuk mengambil keputusan. Konsumen pun dapat memiliki akses cepat untuk mengetahui informasi produk atau  jasa yang ditawarkan.

Pertimbangkan fakta ini. Rata-rata pertumbuhan e-commerce  setiap tahun adalah 25%, sekitar 81% usaha berskala kecil yang telah memiliki bisnis online selama tahun sebelumnya mendapat penambahan pelanggan baru, yang memicu meningkatnya penjualan dan keuntungan, sementara itu sekitar 30% usaha kecil yang menjalankan usahanya melalui website memiliki pegawai kurang dari 20 orang memperoleh  lebih dari 25% pendapatan secara online.

Sudah yakin? Kalau belum yakin pun, tetaplah mulailah bisnis online hari ini karena bisnis online memiliki banyak kelebihan.

Kelebihan Bisnis Online

Pertumbuhan bisnis online hari ini dan selanjutnya,  akan terus meningkat karena berbagai faktor  antara lain :

Tidak Ada Batasan Space and Time

Melalui internet seseorang dapat  menjangkau berbagai penjuru dunia dan zona waktu. Ketika bisnis dilakukan online, kita dapat mengakses bisnis tersebut kapan dan di mana saja. Tidak dibatasi ruang dan waktu. Business owner, produk dan jasanya  dapat menjangkau dan dijangkau dari berbagai belahan dunia, dalam tempo 24 jam setiap hari.  Berbeda dengan toko fisik, di mana pemilik bisnis dan pelanggan dibatasi oleh jam buka-tutup toko/kantor.

Sementara itu, melalui  peningkatan pesat marketing mobile saat ini, owner suatu bisnis online mendapat keuntungan lain, yakni bisa diakses siapa saja yang memiliki mobile device. Mungkin penghalangnya   adalah pelanggan dibatasi oleh jangkauan jaringan atau koneksi internet bermasalah.

Investasi Awal Relatif Rendah

Pada titik ini, bisnis yang berskala kecil langsung merasakan manfaatnya secara signifikan yakni investasi awal relatif rendah/kecil dibandingkan dengan  biaya investasi  untuk memulai bisnis yang sama menggunakan model offline. Teknologi yang digunakan untuk mendirikan dan mengoperasikan suatu bisnis online pun  selangkah lebih maju dan relatif lebih murah/rendah.

Tidak sedikit  bisnis online yang sukses, dimulai dari rumah atau menggunakan rumah tinggal sebagai kantor dengan komputer biasa, beberapa software dasar, dan koneksi internet.

Peluang Branding  Perusahaan,  Produk atau Jasa

Betapa pentingnya memiliki eksistensi secara online,  dapat membangun kredibilitas dan profesionalisme perusahaan, produk atau jasa. Konsumen dengan mudahnya mendapatkan, dan mengingat  informasi tentang produk, jasa dan alamat pemilik bisnis.

Bila ada pelanggan yang masih bertanya tentang  di manakah informasi produk atau jasa Anda diperoleh? Pertanyaan tersebut dapat dijawab hanya dengan menunjukkan website atau blog Anda dan pelanggan tersebut dapat membacanya secara lebih detail,  termasuk semua kesaksian atau review pengguna tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan membaca kesaksian-kesaksian tersebut, produk atau jasa makin tertambat dalam hati dan pikiran mereka,  dapat membuat mereka untuk tetap setia pada produk atau jasa yang disediakan.

Informasi Lebih Cepat Sampai ke Pelanggan

Jaman internet sekarang mengubah segalanya. Dari segi informasi produk atau jasa yang menjadi core business anda lebih cepat tersampaikan dan dikenal konsumen, informasi produk atau jasa anda viral bila disampaikan dengan cara yang tepat dan benar melalui media website atau blog, atau media sosial lainnya.

Layanan Pelanggan Lebih Baik dan Lebih Cepat

Dibandingkan dengan bisnis offline, layanan pelanggan di bisnis online lebih baik dan lebih cepat. Pelanggan dapat menghubungi dan berbicara dengan Anda dari mana saja melalui titik kontak yang disertakan di website atau blog.

Melalui bisnis  online pemilik bisnis dan  pelanggan bisa saling melakukan kontak telepon, email, twitter, facebook, dan sebagainya, sebagai  cara membangun relasi komunikasi secara fungsional.

Pemilik bisnis online pun dapat menawarkan kenyamanan dalam pengantaran  produk langsung ke depan pintu  pelanggan, tanpa mereka harus  mengalami kemacetan hanya untuk mengunjungi toko Anda secara offline, dan antre bertransaksi.

Bisnis Online untuk Pelajar ?

Benar.  Sudah saatnya bisnis online untuk pelajar (kaum milenial). Kaum milenial adalah pemilik jaman teknologi internet hari ini. Generasi milenial sangat familiar dengan internet  dan kreatif, berani mengambil resiko, memiliki banyak ide menarik dan produktif.

Menurut pengamat digital lifestyle Ben Soebiakto, “internet telah mengambil peran yang sangat siginifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Penetrasi internet di Indonesia telah melampaui angka 50 persen dari total penduduk, menurut survei APJII pada 2018. Dari total 262 juta jiwa, sebanyak 143,26 orang diperkirakan telah menggunakan internet. Menurut Ben, dari seluruh pengguna internet tersebut, sekitar 49 persen berasal dari kalangan generasi milenial”.

Saatnya untuk mulai berlangkah, karena banyaknya kemudahan dalam berbisnis secara online, dari segi waktu, modal relatif kecil (terjangkau), pemahaman kaum milenial yang lebih cepat tentang dunia digital dan internet menjadi alasan bagi seorang pelajar untuk segera membangun bisnis secara online mulai sekarang.@@@

 

Penulis: Stefanus Sikone MM, Guru PKWU SMAN 1 Tengaran

 

HOBI SEBAGAI PELUANG USAHA


1. Sekilas tentang Terminologi Hobi
Istilah atau terminologi hobi itu sendiri sebenarnya merupakan kata serapan dari Bahasa Inggris “Hobby”. Secara definisi Hobi (dalam kamus Bahasa Indonesia adalah kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Sedangkan dalam pengertian Wikipedia Bahasa Indonesia adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Tujuan hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan.
Terdapat berbagai jenis hobi (hobby) seperti mengumpulkan sesuatu (koleksi), membuat, memperbaiki, bermain dan pendidikan.
Dalam wacana kali ini, penulis membahas bahwa hobi (hobby) bisa dijadikan sebagai peluang usaha dimana kita bisa memperoleh penghasilan dari kegemaran yang kita suka.
Beberapa contoh untuk hobi (hobby) yang bisa dijadikan peluang usaha :
1. Hobi (hobby) mengumpulkan sesuatu, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti koleksi barang-barang antik, daur ulang besi atau limbah plastik, kertas.
2. Hobi (hobby) membuat, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti membuat anyaman/ ukiran, melukis, mendesign baju/ properti, catering.
3. Hobi (hobby) memperbaiki, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti jasa perbaikan barang elektronik, jasa perbaikan otomotif, jasa perbaikan rumah.
4. Hobi (hobby) bermain, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti tour guide cocok untuk yang hobi travelling, pencinta games dengan play stationnya, pemain band.
5. Hobi (hobby) pendidikan, contoh peluang usaha yang bisa dijalankan seperti les privat diakhir pekan, advisor, konsultan, pembicara, penterjemah.

Menjadi seorang pengusaha tidak harus mengeluarkan dana yang besar, bahkan ijazahpun terkadang tidak diperlukan, dengan modal percaya diripun dan banyak teman/rekanan kita mampu mendapatkan keuntungan, misalnya hobi kita bertemu banyak orang, dengan menjual barang secara online / distributor dalam dunia bisnis online sering disebut istilah “dropshipper”, menawarkan asuransi, jadi makelar, sudah bisa dapatkan komisi. Nilainya pun cukup lumayan biasanya 10-30% dari penjualan, setidaknya cukup untuk jalan-jalan bersama orang-orang terdekat.
Sukses itu akan ada dan terbentuk dalam diri karena 5 hal :
1. Impian / harapan / cita-cita yang tinggi,
2. Kemauan disertai dengan usaha semaksimal mungkin,
3. Lingkungan sekitar yang mendukung hobi (hobby),
4. Dilakukan secara konsisten,
5. Optimis.
Mulai sekarang silahkan mengembangkan gagasan ide yang ada dipikiran, buanglah: rasa takut, tidak percaya diri, takut rugi dan lain-lain yang bersifat negatif. Menjadi entrepreneur/ pengusaha bukanlah sesuatu yang mustahil, yang penting fokus dan sabar dalam menekuninya.
2. BAGAIMANA CARA MENGUBAH HOBBY MENJADI BISNIS YANG MENGUNTUNGKAN?
Dalam pembahasan ini saya akan membahas tentang bagaimana mengubah hobi dan keterampilan menjadi suatu bisnis yang menguntungkan. Melakukan pekerjaan yang sesuai dengan passion kita tentu saja akan jauh lebih menyenangkan dari pada melakukan pekerjaan yang monoton, membosankan, dan tidak sesuai dengan minat kita.

Hobi yang berpotensi untuk dijadikan bisnis contohnya misalkan adalah hobi memasak, membuat kue, membuat kerajinan tangan, desain grafis, olah raga seperti renang, basket, dan apa pun yang secara harafiah dapat memberikan nilai bagi orang lain.

Masalahnya adalah banyak dari kita takut untuk mencoba dan berusaha, bahkan walaupun kita sadar bahwa kita memiliki keterampilan yang dapat dipasarkan, kita tetap tidak mencobanya karena berbagai anggapan yang memandang rendah pekerjaan yang berdasarkan hobi dan ketakutan akan gagal dan dipandang sebelah mata. Hal ini bisa menjadi penghambat bagi seorang individu untuk berkembang dan memaksimalkan potensi mereka.

Mencoba berbisnis dari hobi memang tidaklah mudah, namun dengan persiapan dan perencanaan yang baik, anda bisa menikmati hasil positif. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dicoba:

1. Membuat Rencana Bisnis dari Hobi
Pada awal mula untuk menjadikan hobi kita sebagai sebuah bisnis beberapa jenis hobi membutuhkan persiapan dalam bentuk modal secara finansial namun sebagian hobi lainnya tidak. Apabila hobi kita adalah hobi yang membutuhkan modal finansial di awal, anggap saja untuk membuat promosi masakan, iklan kue-kue buatan kita, contoh produk-produk kerajinan tangan etnik yang akan kita jual, maka kita harus merencanakan kira-kira berapa banyak modal yang kita butuhkan untuk tahap awal bisnis kita tersebut. Apabila status finansial kita cukup memadai tentunya kita tidak perlu pusing memikirkan modal awal tersebut. Namun apabila kemampuan finansial kita kurang memadai maka kita harus mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mendanai bisnis kita tersebut. Kita harus menabung, mengumpulkan uang dari pekerjaan lain yang saat ini kita jalani (yang mungkin suatu saat ingin kita tinggalkan karena terasa begitu melelahkan dan tidak sesuai dengan passion kita).

2. Melakukan Promosi di Awal Bisnis
Ketika kita memulai hobi bisnis kita tentu saja orang-orang masih banyak yang belum mengetahui tentang bisnis kita tersebut. Maka disinilah kita perlu mempromosikan bisnis tersebut. Untuk bisnis dalam bentuk barang, tidak ada salahnya jika kita memberikan diskon besar di awal penjualan agar konsumen tertarik untuk mencoba dan mengenal produk kita. Untuk bisnis dalam bentuk jasa, kita bisa memberikan free trial atau kelas gratis bagi para calon konsumen kita.

3. Memaksimalkan Waktu untuk Bisnis Tersebut
Ketika kita serius pada suatu bisnis maka kita harus meluangkan waktu dan memberikan perhatian lebih pada hobi berbasis bisnis tersebut. Jika saat ini kita sedang sekolah atau memiliki pekerjaan full time, maka kita harus mengusahakan bagaimana agar ada waktu untuk bisnis tersebut, ntah dengan bangun lebih pagi atau mengurangi waktu santai dan jalan-jalan.

4. Meng-Online kan Bisins Tersebut
Agar konsumen lebih mudah mengenali dan mendapatkan informasi tentang produk-produk kita, maka kita perlu mempromosikannya secara online. Apabila bisnis kita dalam bentuk barang kita perlu membuat website atau akun media sosial khusus untuk produk-produk yang kita jual. Disini tampilan produk, tata cara pemotretan, dan keterangan tentang produk harus diperhatikan dengan baik. Apabila bisnis kita dalam bentuk jasa maka kita perlu menjaga citra diri kita baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Jangan sampai calon konsumen mengurungkan niat menggunakan jasa kita karena merasa ill-feel dengan kata-kata dan perilaku kita yang tidak sopan.

5. Menjalin Networking
Salah satu kunci kesuksesan suatu bisnis adalah apabila orang atau bisnis tersebut mampu menjalin kerja sama dan hubungan baik dengan mitra kerja dan konsumen. Selalu bayar supplier tepat waktu, jaga kualitas produk, jangan segan untuk bertegur sapa dan memberikan ucapan selamat pada saat hari raya, semuanya itu adalah hal-hal yang terlihat remeh namun penting untuk menjaga hubungan baik dengan mitra kerja dan konsumen.

6. Memperlakukan Hobi Sebagai Pekerjaan
Apabila kita sudah serius untuk menjadikan hobi tersebut sebagai suatu bisnis. Maka kita harus melihat hobi tersebut sebagai sebuah pekerjaan. Kita harus memikirkan bagaimana cara mengembangkan produk dan jasa yang kita jual. Apabila produk tersebut dalam bentuk barang, maka keluarkanlah inovasi-inovasi terbaru, pelajari pasaran konsumen, apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka inginkan, bagaimana daya beli konsumen mayoritas. Apabila produk tersebut dalam bentuk jasa, maka tingkatkan kemampuan anda, ikutlah kursus-kursus tambahan atau seminar-seminar yang mampu mendongkrak nilai jual anda. Dan terakhir tentu saja kita harus belajar dari kegagalan dan pengalaman masa lalu. Teruskan yang baik dan hilangkan yang buruk. @@@

Terima kasih

Semoga terinspirasi

Tulisan ini dirangkum dan disampaikan ulang dari berbagai sumber
Penulis: Stefanus Sikone, MM